Rabu, 10 Juni 2009

TUGAS TERMODINAMIKA

TUGAS THERMODINAMIKA

Nama : Myrta Ferdina

NIM : H1E107027

1. Muzwar Rusadi

a Termodinamika merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang semacam terobosan – terobosan dalam membantu semua aktivitas manusia. Dan termodinamilka dalam system biologi berarti merupakan pencapaian dari hasil – hasil yang telah dihasikan dari ilmu termodinamika dan menerapkannya demi kepentingan yang bersifat biologis. Misalnya saja dengan adanya beberapa teori serta alat yang dapat membantu menjelaskan system dalam proses bernapas. Saya juga mendapat beberapa dari mempelajari berbagai siklus, seperti siklus carnot dan siklus brayton misalnya.

b. Saya belum tau banyak mengenai manfaat dari belajar termodinamika dalam system biologis, kemana saya bias menerapkannya, dan saya belum mengetahui tentang apa sebenarnya termodinamika dalam system biologi ini hingga menjadi mata kuliah di teknik lingkungan.

c. Saya ingin mengetahui apa yang belum saya ketahui dinomor 2.

Tanggapan :

a. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal. Sedangkan thermodinamika dalam sistem biologi atau yang disebut dengan Bioenergetika atau termodinamika biokimia adalah ilmu pengetahuan mengenai perubahan energi yang menyertai reaksi biokimia. Sistem nonbiologik dapat menggunakan energi panas untuk melangsungkan kerjanya. Sedangkan sistem biologik bersifat isotermik dan menggunakan energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan.

Siklus dalam termodinamika teknik terdiri dari siklus carnot, rankine, dan bryton. Sedangkan dalam sistem biologi terdapat siklus krebs yang terjadi dalam proses metabolisme tubuh.

b. Manfaat belajar thermodinamika dalam sistem biologi adalah kita akan tahu bahwa Pengaturan konversi atau pemindahan energi mengikuti hukum termodinamika. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Sudah terjawab pada soal nomor 2.

2. Ainal Mutaqqin

a. Sepengetahuan saya dalam termodinamika system biologi itu meliputi penggunaan enargi dan enzim, dimana penggunaan energy dan enzim tersebut berlangsung pada proses respirasi, proses glikolisis, proses transport electron, dll. Yang mana ujung dari proses tersebut menghasilkan energi yang digunakan untuk kita beraktivitas sehari-hari. Dalam menghasilkan energy itu meliputi bermacam prosesdan penggunaan macam enzim. Didalamnya juga terdapat yang disebut anabolisme dan katabolisme.

b. Yang belum saya ketahui adalah bagaimana jalan proses termodinamika tersebut dan apakah termodinamika seperti ini dapat diaplikasikan pada sesuatu yang lain ( maksudnya makhluk hidup yang lain seperti hewan ).

c. Yang ingin saya ketahui apakah termodinamika tersebut dapat berkembang/upgrade dirinya sendiri.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas

b. Termodinamika dapat diaplikasikan pada mesin pendingin, mesin pemanas, apabila pada makhluk hidup yaitu proses metabolisme tubuh.

c. Thermodinamika tidak dapat berkembang sendiri tanpa adanya media, misalnya pada thermodinamika teknik hanya dapat berkembang apabila digabungkan dalam suatu mesin tertentu, sedangkan dalam biologi, thermodinamika dapat berkembang karena adanya metabolisme sel.

3. M. Erwan Dhany

a. Yang saya ketahui tentang termodinamika dalam system biologi hanya sedikit seperti adanya metabolisme dalam termodinamika dan itupun saya tidak begitu mengetahui banyak tentang hal tersebut.

b. Banyak hal yang tidak saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi, baik itu peranannya atau yang lain. Oleh karena itu saya ingin tahu lebih banyak lagi mengenai hal-ahl tersebut.

c. Saya ingin mengetahui leih banyak mengenai termodinamika dalam system biologi dalam penerapan kehidupan dizaman ini. Serta hal positif dan negative dalam penerapan tersebut.

Tanggapan :

a. Thermodinamika dalam sistem biologi memang berhubungan dengan metabolisme sel, yaitu penerapan Hk. Thermodinamika 1 Jumlah energi di alam raya adalah konstan, energi tersebut dapat dipindahkan atau diubah tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Metabolisme sel berarti membicarakan perubahan energi, dari satu bentuk ke bentuk yang lain.

b. Peranan Thermodinamika dalam sistem biologi adalah metabolisme sel, yaitu perubahan energi dari bentuk satu, ke bentuk yang lain. Contohnya seperti perubahan dari energi kinetik ke energi potensial, misalnya pada saat kita makan (terjadi energi kinetik, yang menghasilkan panas di dalam tubuh), secara tidak langsung kita menyimpan energi potensial untuk melakukan kerja.

c. Thermodinamika dalam sistem biologi telah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu semua proses metabolisme sel tubuh kita.

4. Gt. Ali Mustaqim

a. Sepengetahuan saya yang sangat kurang ini saya sudah mengetahui tentang energy, metabolism, anabolisme, katabolisme, itupun juga tidak mengetahui secara detail (lebih banyak).

b. Menurut sepengetahuan saya yang sangat kurang ini saya belum mengetahui termodinamika pada system biologi sangat banyak sekali, entah itu jenisnya, macamnya, ataupun juga system kerjanya.

c. Saya sangat ingin mengetahui leih banyak lagi pengembangan ilmu termodinamika pada system biologi sekarang dengan kehidupan yang sangat modern saat ini, apakah berpengaruh juga termodinamika tersebut.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Sudah terjawab pada soal nomor 1

c. Untuk sementara yang saya ketahui penerapan termodinamika dalam sistem biologi adalah pada proses metabolisme sel. Tetapi dalam kehidupan modern ini, penerapan termodinamika untuk mesin pendingin, pemanas, dan untuk mesin turbin.

5. Badri Muhammad Afif

a. Yang saya ketahui yaitu dalam system biologi, termodinamika memahas tentang metabolism seperti energy dan enzim. Energy adalah kapasitas untuk melakukan pekerjaan, dan kalau dalam termodinamika pekerjaan ini adalah sebuah reaksi, bagaimana reaksi itu berlangsung dan apa produk yang dihasilkan. Metaolisme itu ada dua yaitu anaolisme dan katabolisme. Contohnya berturut-turut fotosintesis dan respirasi. Hanya itu selebihnya saya gunakan untuk menjawab nomor 2.

b. Seperti yang dikatakan pada soal nomor 1.

c. Dalam hal apa yang bisa saya gunakan/terapkan nantinya sebagai engineer lingkungan setelah mempelajari termodinamika dalam system biologi ini.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas

b. jawaban sudah cukup jelas

c. termodinamika dalam bidang teknik dapat kita terapkan pada mesin pendingin, pemanas, mesin pembangkit listrik, dll. Sedangkan dalam termodinamika biologi saya hanya mengetahui penerapannya dalam metabolisme sel.

6. Ahmad Mulia Ramadhan

a. Yang saya ketahui tentang termodinamika dalam biologi bagaimana mengubah energy panas menjadi enegi gerak, dan disitu terjadi reaksi-reaksinya. Termodinamika biologi mengajari siklus-siklus dan systemnya istilah katabolisme, anabolisme, glikolisis.

b. Yang belum saya ketahui mikroorganisme yang mampu menghasilkan energi. Dan juga sebagian siklus-siklus yang penting, dan beberapa istilah.

c. Yang ingin saya ketahui cara kerja.............

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron

b. Makhluk hidup dapat mempertahankan hidupnya karena makhluk hidup mengambil energi dengan entropi rendah dari lingkungan, dan membuang energi disipasi dengan entropi tinggi ke lingkungan dengan proses metabolisme. Siklus yang terdapat pada termodinamika teknik adalah siklus carnot, rankine, dan bryton, sedangkan pada termodinamika biologi terdapat siklus krebs.

c. Pertanyaan tidak jelas

7. Siti Faizah Azzahra

a. Yang sudah saya ketahui mengenai system termodinamika dalam biologi ini adalah system ini memiliki hukum ketetapan, maksudnya ada siklus-siklus yang telah dialami pada system termodinamika dimana ada peta enzim-enzim atau perjalanan enzim pada suatu mikroorganisme, tentang dalam pewarnaan enzim yang dihasilkan sehingga menghasilkan ATP atau energy, ada beberapa siklus ada siklus glikolisis, katabolisme, dan anabolisme, dimana didalam mikroorganisme tersebut memiliki energy tersendiri.

b. Ada beberapa yang belum saya ketahui dalam garis besarnya, karena terlalu banyak siklus dan proses-proses secara biologinya yang terjadi pada saat menghasilkan energy.

c. Yang igin saya ketahui adalah apakah didalam termodinamika ini kita dapat menerapkan ilmu termodinamika secara biologi ini bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan apa manfaat bagi lingkungan kita?apa dampak positif dan negatifnya?

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Siklus dalam termodinamika biologi adalah siklus krebs, yang terjadi pada saat proses katabolisme. Sedangkan dalam termodinamika teknik ada beberapa siklus yaitu siklus carnot, rankine, dan bryton, yang diaplikasikan pada mesin/alat.

c. Kita menerapkan termodinamika dalam sistem biologi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dalam metabolisme sel. Manfaat untuk lingkungan adalah penerapan termodinamika teknik, yaitu untuk mesin pendingin, pemanas, pembangkit listrik,dll.

8. Nisa Rintiarni

a. System termodinamika dalam biologi adalah mempelajari tentang energi pada makhluk hidup yang mana energi tersebut terbagi dalam berbagai hal, seperti proses anabolisme dan katabolisme, glikolisis, dsb.

b. Tentang kegunaannya dalam mempelajari termodinamika dalam system biologi dalam kehidupan sehari-hari atau untuk lingkungan.

c. Saya ingin bisa lebih mengerti lagi tentang pelajaran ini.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Kita menerapkan termodinamika dalam sistem biologi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dalam metabolisme sel. Manfaat untuk lingkungan adalah penerapan termodinamika teknik, yaitu untuk mesin pendingin, pemanas, pembangkit listrik,dll.

c. Untuk lebih memahami pelajaran ini, carilah referensi sebanyak mungkin untuk dipelajari.

9. Agustina Kariani

a. Energy kinetic, energy potensial, proses pembentukan energy.

b. Istilah-istilah

c. Ingin tahu semuanya, agar tahu penerapannya yang telah kita lakukan selama ini.

Tanggapan :

a. Metabolisme sel berarti membicarakan perubahan energi, dari satu bentuk ke bentuk yang lain Secara definisi energi adalah kapasitas untuk melakukan kerja atau kemampuan untuk melakukan kerja. Ada bentuk energi yang berbeda yaitu energi kinetik dan energi potensial. Energi kinetik adalah energi pergerakan, panas adalah energi kinetik yang berhubungan dengan perpindahan pergerakan molekul secara random. Energi potensial adalah kapasitas tersimpan untuk melakukan kerja, contohnya energi tersimpan dalam susunan atom atau suatu molekul (energi kimia).

b. Jawaban kurang jelas

c. Penerapan Termodinamika dalam sistem biologi telah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dalam proses metabolisme tubuh.

10. Nora Fazria

a. Energy dalam system biologi tidak hanya panas. Entropy adalah derajat ketidakpastian, misalnya: bumi. Energy gravitasi adalah energy yang harus ditambahkan untuk molekul bereaksi dengan yang lain, faktornya: suhu, pH, konsentrasi. Proses pembentukan energy: ATP, fotosintesis. Transfer elektron adalah sebuah rangkaian dari membrane yang berikatan.

b. Kenapa fotosintesis juga menghasilkan ATP?chemiosmosis?

c. Energy dalam system biologi selain panas. Seberapa besar pengaruh konsentrasi dalam pembentukan energy.

Tanggapan :

a. Sistem biologi sangat memerlukan keadaan isotermik dan menggunakan energi kimia dan Ph netral untuk menyelenggarakan proses hidup.

b. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya, proses ini akan menghasilkan ATP dan NADPH (pada reaksi terang) karena ATP adalah zat perantara penukar energi bebas, semua transaksi kimia di dalam sel menggunakan mata uang energi yaitu nukleotidak Adenosin Trifosfat, yang memberi energi untuk setiap kegiatan sel.

Chemiosmosis adalah produksi ATP menjadi ion hidrogen yang tinggi, melalui membran dari kloroplas atau mitokondria.

c. Energi dalam sistem biologi selain panas adalah energi kimia, energi kinetik, enrgi potensial.

11. Ana Krismesy

a.Siklus kreb, glikolisis, pembentukan ATP, respirasi, subtrat, pH, pengaruh suhu, transfer electron.

b. Penjelasan tentang tekanan yang digunakan dalam termodinamika biologi, subtract(komplit). Pembentukan ATP lebih diperjelas lagi coz bahannya banyak sekali. Peranan termodinamika dalam system biologi bagi teknik lingkungan beserta prinsip-prinsip kerjanya.

c. Semuanya yang berhubungan dengan teknik lingkungan.

Tanggapan:

a. Siklus Krebs adalah salah satu rangkaian daur asam sitrat (daur Asam Trikarboksilat).
Ciri-ciri dari Siklus Krebs:
1. ditemukan oleh Hans Krebs
2. terjadi reaksi Asetil Ko-A (2C) dengan Oksaloasetat (4C) menghasilkan Daur Asam Sitrat (6C)
3. berlangsung secara aerob
4. terjadi di mitokondria
5. menghasilkan:
a. 2 molekul ATP
b. 2 molekul FADH2
c. 6 molekul NADH2
d. 4 molekul CO2

.Sistem biologi sangat memerlukan keadaan isotermik dan menggunakan energi kimia dan Ph netral untuk menyelenggarakan proses hidup.

b. ATP adalah suatu nukleotida yang terdiri dari basa nitrogen adenin, gula pentosa ribosa dan tiga rantai fosfat. Dua rantai fosfat yang terakhir dihubungkan dengan bagian sisa molekul oleh ikatan fosfat berenergi tinggi yang sangat labil sehingga dapat dipecah seketika bila dibutuhkan energi untuk meningkatkan reaksi sel lainnya. Enzim-enzim oksidatif yang mengkatalis perubahan Adenosine Diphospate (ADP) menjadi ATP dengan serangkaian reaksi menyebabkan energi yang dikeluarkan dari pengikatan hidrogen dengan oksigen digunakan untuk mengaktifkan ATPase dan mengendalikan reaksi untuk membentuk ATP dalam jumlah besar dari ADP. ATP kemudian ditransfor ke luar mitokondria ke semua bagian sitoplasma dan nukleoplasma, dimana energinya digunakan untuk memberi tenaga pada fungsi-fungsi sel. Oleh karena itu, ATP dinamakan sebagai bentuk energi sel karena dapat disimpan dan dibentuk kembali. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Yang berhubungan dengan teknik lingkungan adalah penerapan termodinamika teknik dalam penggunaan mesin pendingin, pemanas, pembangkit listrik, dll.

12. Nurin Nisa Farah Diena

a.Dalam system biologi, terdapat prinsip termodinamika, yaitu pada proses metabolisme, seperti entropi, pembentukan dan pelepasan energy, penerapan hukum termodinamika.

b. Penerapan hukum-hukum dan prinsip-prinsip teermodinamika lainnya dalam system biologi, selain pada proses metabolism.

c. Yang ingin diketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah aplikasi prinsip-prinsip termodinamika dalam system biologi secara lebih rinci.

Tanggapan :

a. Proses Metabolisme menggambarkan bagaimana sel memproleh, mengubah, menyimpan,dan mempergunakan energi. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Bioenergetika atau thermodinamika biokimia menerangkan berbagai macam perubahan energi yang menyertai reaksi-reaksi biokimia. Organisme hidup mengubah energi yang diperolehnya dari makanan untuk berbagai tujuan seperti pemeliharaan sel, reproduksi dan berbagai kerja baik fisik maupun kimia. Dalam banyak reaksi biokimia, energi dari reaktan diubah dengan sangat efisien menjadi bentuk yang berbeda. Dalam fotosintesa, energi cahaya diubah menjadi energi ikatan kimia. Dalam mitokondria, energi bebas yang terkandung dalam molekul kecil dari bahan makanan diubah mnjadi suatu alat tukar energi dalam bentuk adenosin trifosfat ( ATP ). Energi ikatan kimia yang terkandung dalam ATP selanjutnya digunakan dalam berbagai cara dan tujuan. Dalam kontraksi otot, energi ATP diubah oleh miosin menjadi energi mekanik. Membran dan organel sel mempunyai pompa yang menggunakan ATP untuk transport molekul dan ion. ATP juga digunakan untuk berbagai aktiviatas sel lainnya.

c. Hukum Termodinamika I : Total energi suatu sistem termasuk lingkungan nya tetap (konstan). Pada sel reaksi berlangsung dalam ’mild condition’, perlu katalis biologi/enzim. Pada organisme non fotosintesis, energi diperoleh dari bahan makanan, sedangkan organisme dengan fotosintesis energi berasal dari sinar matahari.

Hukum Termodinamika II : Total entropi suatu sistem akan meningkat apabila proses terjadi secara spontan. Dalam sistem biologi, sangat diperlukan suhu yang konstan. Karena itu perpindahan energi terjadi melalui suatu senyawa-senyawa tertentu yang dapat menangkap energi, yaitu senyawa fosfat.

13. Diah Puspita Sari

a.Yang sudah saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah tentang proses metabolism dan dimana didalam metabolisme ini terdapat proses katabolisme dan anabolisme. Proses katabolisme(respirasi) dan anabolisme(fotosintesis).proses fermentasi pada katabolisme, dan lain-lain. Kerja enzim, factor-faktor kerja enzim.

b. Yang belum saya ketahui adalah aplikasi hukum-hukum termodinamika pertama, kedua, dan ketiga dalam system biologi itu.

c.Yang ingin saya ketahui adalah bagaimana kaitannya termodinamika dalam system biologi. Apakah dari segi pembakaran energinya itukah atau bagaimana. Serta proses-proses lainnya yang berkaitan dengan termodinamika dalam system biologi.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron. Cara kerja enzim adalah sisi aktif enzim mengikat substrat dan kemudian mengubah substrat menjadi hasil, akibatnya hasil dilepaskan, karena sudah tidak sama dengan substrat lagi. Kerja enzim ini dapat dihambat/dijegal atau dipengaruhi oleh faktor lingkunga seperti temperatur, pH, konsentrasi garam dll. Beberapa enzim membutuhkan ko-faktor (materi bukan protein) dan ko-enzim (seperti vitamin, atau molekul organik lain) yang membantu kerja enzim.

b. Hukum Termodinamika I : Total energi suatu sistem termasuk lingkungan nya tetap (konstan). Pada sel reaksi berlangsung dalam ’mild condition’, perlu katalis biologi/enzim. Pada organisme non fotosintesis, energi diperoleh dari bahan makanan, sedangkan organisme dengan fotosintesis energi berasal dari sinar matahari.

Hukum Termodinamika II : Total entropi suatu sistem akan meningkat apabila proses terjadi secara spontan. Dalam sistem biologi, sangat diperlukan suhu yang konstan. Karena itu perpindahan energi terjadi melalui suatu senyawa-senyawa tertentu yang dapat menangkap energi, yaitu senyawa fosfat.

c. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel itu sendiri. Saat ini saya hanya mengetahui penerapan termodinamika dalam sistem biologi dalam metabolisme sel.

14.M. Supyannoor

a. Yang saya ketahui yaitu tentang suatu energi yang bersistem biologi atau secara alamiah/dengan bantuan alam. Juga tentang siklus kreb dan glikolisis.

b. Cara kerja sistem tersebut.

c. Yang ingin saya ketahui dalam sistem termodinamika dalam system biologi ialah adakah proses sistem/siklus dalam biologi dan cara peningkatan/mempercepat sistem tersebut dan apa yang berperan dal am sistem tersebut.

Tanggapan :

a. Bioenergetika atau termodinamika biokimia adalah ilmu pengetahuan mengenai perubahan energi yang menyertai reaksi biokimia. Sistem nonbiologik dapat menggunakan energi panas untuk melangsungkan kerjanya. Sedangkan sistem biologik bersifat isotermik dan menggunakan energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan.

b. Sistem biologi itu sendiri adalah hubungan energi dengan mahluk hidup memiliki arti pembahasan mengenai reaksi kimia yang terjadi dalam sel. Cara kerja dari sistem biologi itu sendiri adalah terjadinya dua reaksi yaitu reaksi endergonik yaitu reaksi yang membutuhkan input atau pemasukan energi atau endergonik berarti energi masuk dan reaksi eksergonik yaitu reaksi kimia yang melepaskan energi atau eksergonik berarti energi keluar.

c. Katalis adalah suatu molekul kimiawi yang dapat mempercepat proses reaksi tetapi dirinya (molekul bersangkutan) tidak ikut bereaksi atau digunakan. Enzim dapat mempercepat reaksi kimia dalam sel dengan cara menurunkan hambatan energi. Hambatan energi = energi aktivasi = jumlah energi yang dibutuhkan untuk reaksi eksergonik.

15. Desi Damayanti

a. Yang saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi yaitu adanya suatu senyawa dengan melalui berbagai proses. Didalam termodinamika dilam sistem biologi akan dikenal beberapa siklus /proses yaitu siklus kreb, lalu ada glikolisis,dll.

b. Yang belum saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi yaitu masih banyak terkhusus pembahasan tentang tentang termodinamika dalam sistem biologi.

c. Yang ingin saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah semua proses yang penting didalam termodinamika pada system biologi.

Tanggapan :

a. Perubahan energi dalam sistem biologi juga disebut dengan metabolisme sel. Adapun proses yang terjadi di dalam metabolisme sel tersebut terbagi menjadi 2 bagian, yaitu anabolisme dan katabolisme. Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Pembahasan Termodinamika dalam sistem biologi terdapat pada penerapan Hukum Termodinamika I dan II. Hukum Termodinamika I : Total energi suatu sistem termasuk lingkungan nya tetap (konstan). Pada sel reaksi berlangsung dalam ’mild condition’, perlu katalis biologi/enzim. Pada organisme non fotosintesis, energi diperoleh dari bahan makanan, sedangkan organisme dengan fotosintesis energi berasal dari sinar matahari.

Hukum Termodinamika II : Total entropi suatu sistem akan meningkat apabila proses terjadi secara spontan. Dalam sistem biologi, sangat diperlukan suhu yang konstan. Karena itu perpindahan energi terjadi melalui suatu senyawa-senyawa tertentu yang dapat menangkap energi, yaitu senyawa fosfat.

c. Proses penting Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses Metabolisme sel, yaitu perubahan energi dari satu bentuk, ke bentuk yang lain.

16. Yulya Elma Safitri

a. Yang saya ketahui dari termodinamika dalam system biologi adalah energy hasil dari metabolism dan metabolism suatu proses yang ada didalam tubuh.

b. Yang tidak saya ketahui dari termodinamika dalam system biologi masih banyak yang belum saya mengerti dari termodinamika dalam biologi.

c. Semuanya.

Tanggapan :

a. Metabolisme sel terdiri dari proses Anabolisme (proses Fotosintesis) dan proses Katabolisme (proses Respirasi Sel).

b. Untuk dapat memahami Termodinamika dalam sistem biologi, carilah referensi sebanyak mungkin.

c. Tanggapan sama seperti tanggapan nomor 2.

17. Befi Rusmina Dewi

a. Yang saya ketahui adalah proses yang membentuk energy dalam tubuh tetapi tidak banyak yang saya ketahui dalam sistem biologi.

b. Saya masih belum mengerti tentang hukum-hukum dalam termodinamika dan yang lainnya, selain yang saya ketahui. Termodinamika untuk teknik lingkungan saya masih belum mengerti.

c. Peranan termodinamika dalam system biologi yang diterapkan dalam teknik lingkungan.

Tanggapan :

a. Proses pembentukan energi berasal dari proses perubahan energi, yaitu yang disebut dengan metabolisme sel. Dalam proses metabolisme sel, energi dirubah dari bentuk satu, ke bentuk yang lain melalui proses Anabolisme dan Katabolisme

b. Hukum Termodinamika :

Hukum Pertama Termodinamika

Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum kedua Termodinamika

Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum ketiga Termodinamika

Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.

Termodinamika untuk teknik Lingkungan adalah dalam penerapan mesin pendingin, mesin pemanas, pembangkit listrik, dll.

c. Peranan termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel. Sedangkan yang dapat diterapkan dalam teknik lingkungan adalah Termodinamika teknik, yaitu termodinamika yang mempelajari perubahan dari energi panas yang dapat menghasilkan suatu kerja mesin.

18. Yen Masyifa

a. Yang saya ketahui tentang termodinamika dalam system biologi yaitu siklus termodinamika yang berada dalam keadaan tertentu, yang mengalami rangkaian peristiwa keadaan-keadaan yang berbeda, dan akhirnya kembali kekeadaan semula. Yang dapat melakukan usaha dalam lingkungannya. Dan juga berhubungan dengan energy sederhana mengenai katabolisme yang memecah senyawa komplek, contohnya seperti siklus kreb, glikolisis, electron transport change, kemudian anabolism, metabolisme.

b. Yang belum saya ketahui tentang termodinamika dalam system biologi banyak yang belum saya ketahui dan mengerti.

c. Yang ingin saya ketahui tentang termodinamika dalam system biologi yaitu termodinamika yang berhubungan langsung dengan lingkungan yang dapat member peranan dalam lingkungan.

Tanggapan :

a. Penerapan termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme (proses Fotosintesis) dan Katabolisme (proses Respirasi sel).

b. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Sebenarnya termodinamika adalah hubungan antara sistem dan lingkungan. Ada tiga jenis sistem berdasarkan jenis pertukaran yang terjadi antara sistem dan lingkungan:

Sistem terisolasi: tak terjadi pertukaran panas, benda atau kerja dengan lingkungan. Contoh dari sistem terisolasi adalah wadah terisolasi, seperti tabung gas terisolasi.

Sistem tertutup: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) tetapi tidak terjadi pertukaran benda dengan lingkungan. Rumah hijau adalah contoh dari sistem tertutup di mana terjadi pertukaran panas tetapi tidak terjadi pertukaran kerja dengan lingkungan.

Sistem terbuka: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) dan benda dengan lingkungannya. Sebuah pembatas memperbolehkan pertukaran benda disebut permeabel. Samudra merupakan contoh dari sistem terbuka.

19. Sari Oktavia S

a. Sistem termodinamika ketika berada dalam siklus atau sistem biologi mengalami berbagai perubahan-perubahan keadaan yang berbeda dengan keadaan lingkungannya. Adapun perubahan yang terjadi seperti perubahan temperatur atau suhu, bagaimana energi dalam penerapan hukum termodinamika dapat membantu proses dalam sistem biologi seperti penyusunan energi (anabolisme), serta perombakan energi (metabolisme).

b. Bagaimana hukum termodinamika dapat diterapkan dalam membantu berlangsung system biologi dalam menghasilkan energi, seperti dalam proses katabolisme, anabolisme, metabolisme,dll.

c. System termodinamika: bagaimana berlangsungnya sistem termodinamika dalam membantu melakukan perubahan sistem biologi dalam menghasilkan energi.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas

b. Hukum Termodinamika I : Total energi suatu sistem termasuk lingkungan nya tetap (konstan). Pada sel reaksi berlangsung dalam ’mild condition’, perlu katalis biologi/enzim. Pada organisme non fotosintesis, energi diperoleh dari bahan makanan, sedangkan organisme dengan fotosintesis energi berasal dari sinar matahari.

Hukum Termodinamika II : Total entropi suatu sistem akan meningkat apabila proses terjadi secara spontan. Dalam sistem biologi, sangat diperlukan suhu yang konstan. Karena itu perpindahan energi terjadi melalui suatu senyawa-senyawa tertentu yang dapat menangkap energi, yaitu senyawa fosfat.

c. Terjawab pada tanggapan nomor 2

20. Yuli Istiarini

a. Didalam termodinamika berhubungan dengan energi, atau dengan kata lain energi merupakan bagian dari termodinamika. Energi itu sendiri merupakan kapasitas untuk melakukan kerja, bisa berbentuk kinetik ataupun potensial yang kesemuanya dipelajari dalam sistem termodinamika. Energi tadi juga merupakan bagian dari sistem biologi makhluk hidup. Ada yang berupa proses penyusunan energi sederhana-kompleks(anabolisme) ada juga yang merupakan pemecahan energy(katabolisme). Selain itu termodinamika juga berkaitan dengan suhu, dimana didalam system biologi, keadaan suhu berpengaruh terhadap metabolism tubuh. Contohnya enzim.

b. Penerapan lebih lanjut termodinamika dalam system biologi, seperti entropi, hukum-hukum termodinamikanya.

c. Lebih jauh lagi mengenai prinsip-prinsip dan penerapan termodinamika tadi didalam system biologi.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah jelas

b. Hukum Termodinamika I : Total energi suatu sistem termasuk lingkungan nya tetap (konstan). Pada sel reaksi berlangsung dalam ’mild condition’, perlu katalis biologi/enzim. Pada organisme non fotosintesis, energi diperoleh dari bahan makanan, sedangkan organisme dengan fotosintesis energi berasal dari sinar matahari.

Hukum Termodinamika II : Total entropi suatu sistem akan meningkat apabila proses terjadi secara spontan. Dalam sistem biologi, sangat diperlukan suhu yang konstan. Karena itu perpindahan energi terjadi melalui suatu senyawa-senyawa tertentu yang dapat menangkap energi, yaitu senyawa fosfat.

c. Penerapan termodinamika dalam sistem biologi yaitu proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan Katabolisme.

21. M. Firmansyah

a.Jujur ulun belum ngerti, pas ibu ngajar kemarin ulun ngga bisa hadir. Maaf ya bu.

b. Termodinamika dalam penerapannya kebiologi lingkungan.

c. Termodinamika dalam penerapannya kebiologi lingkungan.

Tanggapan :

a. Pelajaran termodinamika dapat dimengerti dengan membaca referensi yang lain selain penjelasan dari dosen pengajar.

b. Penerapan termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel, sedangkan penerapannya pada lingkungan adalah hubungan antara sistem dengan lingkungan itu sendiri. Tetapi termodinamika teknik dapat diaplikasikan dalam suatu sistem/mesin.

c. Jawaban sama dengan nomor 2.

22. M. Ma’arij Harfadli

a. Belum ada, kecuali proses fotosintesis dan respirasi, mungkin sedikit tentang kerja enzim.

b. Banyak sekali mulai dari pengertian sampai kesimpulan.

c. Semuanya termasuk aplikasi kelingkungan.

Tanggapan :

a. Proses Fotosintesis dan Respirasi sel adalah Metabolisme sel yang merupakan penerapan termodinamika dalam sistem biologi. Untuk dapat memahami arah reaksi dan jalur metabolisme, keduanya melibatkan apa yang disebut enzim, yaitu protein dalam tubuh yang berfungsi sebagai katalis biologi. Cara kerja enzim adalah sisi aktif enzim mengikat substrat dan kemudian mengubah substrat menjadi hasil, akibatnya hasil dilepaskan, karena sudah tidak sama dengan substrat lagi.

b.Termodinamika dalam sistem biologi, biasa disebut dengan Bioenergetika atau termodinamika biokimia adalah ilmu pengetahuan mengenai perubahan energi yang menyertai reaksi biokimia. Sistem nonbiologik dapat menggunakan energi panas untuk melangsungkan kerjanya. Sedangkan sistem biologik bersifat isotermik dan menggunakan energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan. Kesimpulan nya, termodinamika dalam sistem nonbiologi mempelajari proses kerja pada suatu mesin, sedangkan dalam sistem biologi mempelajari tentang metabolisme sel dalam tubuh.

c. Aplikasi lingkungan dari termodinamika adalah aplikasi dari suatu mesin yang menghasilkan energi panas menjadi kerja.

23. Redha A. Dhani

a.Sedikit tentang metabolism dan anabolisme.

b. Kayaknya masih banyak, tapi tidak bisa disebutkan soalnya yang termasuk dalam termodinamika dalam system biologi itu masih belum tahu apa saja.

c. Tentang termodinamika yang mempengaruhi dalam hal persampahan, sistem pembuangan sampah, termasuk juga termodinamika tentang pencemaran tanah dan air tanah karena lindi kalau ada.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Sudah dijelaskan pada nomor 1

c. Saat ini saya hanya tahu penerapan termodinamika dalam sistem biologi pada proses metabolisme sel. Mungkin dalam sistem pembuangan sampah, termodinamika dapat diterapkan dalam suatu mesin.

24. Ferta Aprilia Primadhani

a. Yang saya ketahui, yaitu tentang energi dan enzim, hukum termodinamika, sel dan entropi(tapi belum terlalu paham), cara kerja enzim, faktor-faktornya.

b. Yang tidak saya ketahui diatas yang belum saya ketahui.

c. Tentang respirasi seluler, ingin tahu lebih jelas lagi, terus saya juga ingin tahu hal-hal/faktor-faktor apa saja yang menghambat metabolisme/proses metabolisme dalam tubuh.

Tanggapan :

a. Energi adalah kapasitas atau kemampuan untuk melakukan suatu kerja. Hukum Termodinamika :

Hukum Pertama Termodinamika

Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum kedua Termodinamika

Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum ketiga Termodinamika

Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.

Entropi adalah jumlah diorder (ketidakurutan) dalam suatu sistem. Setiap perubahan energi menghasilkan entropi atau diorder.

Cara kerja enzim adalah sisi aktif enzim mengikat substrat dan kemudian mengubah substrat menjadi hasil, akibatnya hasil dilepaskan, karena sudah tidak sama dengan substrat lagi.

b. Sudah dijawab di nomor 1

c. Respirasi merupakan suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam sumber energi dengan menggunakan oksigen. Atau juga respirasi merupakan suatu proses dimana molekul glukosa diuraikan menjadi CO2 + H2O dan Energi (ATP).
Proses Respirasi ada 4 tahapan, yaitu:
1. Glikolisis
2. Dekarboksilasi Oksidatif
3. Siklus Krebs
4.
Rantai Transpor Elektron

c. Kerja enzim ini dapat dihambat/dijegal atau dipengaruhi oleh faktor lingkunga seperti temperatur, pH, konsentrasi garam dll. Kerja enzim juga dihambat atau dijegal oleh molekul yang disebut inhibitor, pestisida, dan antibiotic.

25. M. Syarif Budiman

a. Tentang energy, hukum termodinamika, anabolisme dan katabolisme.

b. Selain dari yang nomor 1 saya belum mengerti semuanya.

c. Penerapan termodinamika kebidang lingkungan, tujuan belajar dari termodinamika dalam system biologi.

Tanggapan :

a. Energi adalah kapasitas atau kemampuan untuk melakukan suatu kerja.

Hukum Termodinamika :

Hukum Pertama Termodinamika

Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum kedua Termodinamika

Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum ketiga Termodinamika

Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.

Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Untuk dapat memahami yang lainnya, pelajari buku-buku referensi.

c. Tujuan mempelajari termodinamika dalam sistem biologi adalah agar kita tahu penerapan hukum termodinamika tidak hanya untuk teknik, tetapi juga dalam sistem biologi, yaitu dalam proses metabolisme sel. Sedangkan penerapan termodinamika ke bidang lingkungan adalah yaitu di dalam kerja suatu sistem/mesin, misalnya mesin pendingin, pemanas, pembangkit listrik,dll.

26. Yakup Hidayat

a. Anabolisme dan katabolisme, energy, beberapa siklus dalam termodinamika.

b. Penerapan siklus-siklus dalam termodinamika pada sistem biologi dan kaitannya terhadap lingkungan hidup.

c.Peranan termodinamika pada sistem biologi yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup.

Tanggapan :

a. Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron. Energi adalah kapasitas atau kemampuan untuk melakukan kerja.Siklus dalam termodinamika teknik terdiri dari Siklus Bryton, Siklus Rankine dan Siklus Carnot. Sedangkan dalam sistem biologi terdapat siklus Krebs dalam proses respirasi sel.

b. Penerapan siklus dalam sistem biologi terdapat pada pembagian proses respirasi sel, yaitu siklus krebs. Tidak ada kaitannya dengan lingkungan hidup, karena siklus krebs berkaitan dengan proses respirasi.

c. Saat ini saya hanya mengetahui penerapan termodinamika dalam sistem biologi pada proses metabolisme sel. Sedangkan untuk pengelolaan lingkungan hidup mungkin aplikasi termodinamika dalam suatu sistem/mesin.

27. Ferry Riswanda

a. Anabolisme, katabolisme, pengertian energi.

b. Banyak yang belum saya ketahui, contohnya kegunaan termodinamika dalam sistem biologi terhadap lingkungan dan juga pengembangannya.

c.Tentang apa kegunaan termodinamika dalam system biologi terhadap lingkungan.

Tanggapan :

a. Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron. Energi adalah kapasitas atau kemampuan untuk melakukan kerja.

b. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

Untuk pengembangan termodinamika dalam sistem biologi, saya tidak tahu. Tetapi apabila pengembangan termodinamika teknik yaitu, dalam kerja suatu mesin, misalnya mesin pendingin, pemanas, pembangkit listrik, dll.

c. Kegunaan termodinamika dalam sistem biologi adalah dalam metabolisme sel, Metabolisme menggambarkan bagaimana sel memproleh, mengubah, menyimpan,dan mempergunakan energi.

28. Adhi Rizkian Noor

a. Yang sudah saya ketahui tentang termodinamika dalam sistem biologi adalah menurut saya ada hubungannya sedikit dengan sistem kerja dalam tubuh makhluk hidup, terutama pada manusia, dalam tubuh kita juga terjadi sebuah sistem/siklus, namun pastinya berbeda dengan siklus dalam termodinamika secara umum, yang mana dalam sistem/siklusnya ada siklus carnot. Dalam siklus carnot termasuk reversible/berbalik seperti semula dan dalam siklus tersebut terjadi reaksi/kerja yang awalnya panas menjadi dingin. Begitu pula pada tubuh manusia, dlam tubuh kita terjadi semacam siklus seperti terbentuknya enzim dan ATP/energi, entalphi,yang mana dari makanan diubah menjadi energi dan berguna untuk gerak pada manusia.

b. Yang ingin saya ketahui , intinya lebih jelas lagi mengenai system biologi dalam tubuh manusia, yang lebih berhubungan dengan termodinamika.

c. Yang ingin saya ketahui, apakah semua siklus yang biasanya umum dalam termodinamika terjadi juga dalam termodinamika sistem biologi.

Tanggapan :

a. Pengaturan konversi atau pemindahan energi mengikuti hukum termodinamika. Metabolisme sel berarti membicarakan perubahan energi, dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Di dalam tubuh manusia metabolisme sel diperlukan untuk proses Anabolisme dan Katabolisme.

b. Sama dengan penjelasan nomor 1, termodinamika dalam sistem biologi mempelajari tentang metabolisme sel, yaitu bagaimana sel memperoleh, mengubah menyimpan, dan mempergunakan energi.

c. Siklus termodinamika teknik (Siklus Carnot, Rankine, dan Bryton) berbeda dengan siklus yang ada pada sistem biologi (Siklus Krebs). Karena pada termodinamika teknik kita mempelajari Sistem nonbiologik yang dapat menggunakan energi panas untuk melangsungkan kerjanya. Sedangkan sistem biologik bersifat isotermik dan menggunakan energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan.

29. Mahfuz Idafi

a. Yang sudah saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah mengenai daur energy dalam meakhluk hidup.

b. Yang belum diketahui, masih banyak tapi tidak tahu apa saja.

c. Kalo bisa sih semuanya, tapi secara bertahap agar saya dapat memahaminya terlebih dahulu.

Tanggapan :

a. Dalam termodinamika pada sistem biologi perubahan energi juga disebut dengan metabolisme sel, yang menggambarkan bagaimana sel memperoleh, mengubah, menyimpan, dan mempergunakan energi.

b. Untuk mengetahui dan memahami termodinamika dalam sistem biologi, carilah referensi sebanyak mungkin untuk dipelajari.

c. Tanggapan sama dengan nomor 2

30. Talitha Feby Herda S

a. Kayaknya sih belum banyak yang saya ketahui.

b. Banyak sekali yang belum saya ketahui.

c. Yang belum saya ketahui dapat saya ketahui. Dan dapat dihubungkan dengan teknik lingkungan. Apakah bermanfaat atau tidak. Lebih asyik lagi kalau ada prakteknya, jadi lebih nangkap. Kalo belajarnya Cuma ngebayangin yang ada dislide atau presentasi kelompok, menurut saya agak kurang efektif.

Tanggapan :

Untuk mengetahui dan memahami termodinamika dalam sistem biologi, carilah referensi sebanyak mungkin untuk dipelajari.

c. Termodinamika dapat dihubungkan dengan teknik lingkungan yaitu penerapan termodinamika di dalam suatu sistem/ mesin.

31. Yunia Hidayanah

a. Hampir tidak ada (sedikit).

b. Semuanya dan hubungan mata kuliah termodinamika dengan ilmu lingkungan.

c. Semua tentang termodinamika dalam system biologi yang berhubungan dengan lingkungan.

Tanggapan :

a. Untuk mengetahui dan memahami termodinamika dalam sistem biologi, carilah referensi sebanyak mungkin untuk dipelajari.

b. Termodinamika dan hubungan nya dengan ilmu lingkungan adalah penerapan termodinamika dalam suatu sistem/ mesin.

c. . Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron. Huubungannya dengan lingkungan adalah dalam penerapan termodinamika di suatu sistem/mesin.

32. Yuliarini

a.Termodinamika dalam system biologi berhubungan dengan energy yang terdapat dalam makhluk hidup yang digunakan untuk melakukan kerja. Sejauh ini termodinamika biologi mempelajari mengenai metabolism dalam tubuh makhluk hidup yaitu anabolisme (penyusunan) contohnya fotosintesis dan katabolisme(perombakan) contohnya respirasi dan fermentasi yang di dalamnya mempelajari tahap-tahap pembentukan ATP (energy) dan enzim yang berperan.

b. Yang belum saya ketahui hubungan termodinamika dalam system biologi dengan termodinamika teknik lingkungan karena biasanya termodinamika berhubungan erat dengan fisika yang mempelajari tentang panas, siklus-siklus yang berhubungan dengan pertukaran panas, eksoterm, endoterm, dan mesin-mesin yang menerapkannya, dan banyak lagi yang belum diketahui.

c. Yang ingin saya ketahui adalah jawaban atau penjelasan mengenai apa yang belum saya ketahui.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas.

b. Menurut saya, tidak ada hubungan nya antara termodinamika biologi dengan temodinamika teknik, karena kajian yang dibahas berbeda. Karena pada termodinamika teknik kita mempelajari Sistem nonbiologik yang dapat menggunakan energi panas untuk melangsungkan kerjanya. Sedangkan sistem biologik bersifat isotermik dan menggunakan energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan.

c. Jawaban sama dengan no 2.

33. Margaretha Limporo

a. Yang sudah saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah metabolisme dan anabolisme.

b. Yang belum saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi banyak sekali.

c. Yang ingin saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah yang penting dan yang belum saya ketahui.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Untuk mengetahui dan memahami termodinamika dalam sistem biologi, carilah referensi sebanyak mungkin untuk dipelajari.

c. Tanggapan sama dengan no 2.

34. Ayu Maulida Putri

a. Mengenai termodinamika dalam system biologi yang saya tahu mengenai metabolisme sel-sel yang menghasilkan ATP, fotosintesis, seingat saya itu.

b. Yang belum diketahui banyak, masih belum terlalu npaham bagaimana prinsipnya, apa saja termodinamika dalam biologi itu.

c. Yang ingin diketahui gimana sih proses atau maksud adanya termodinamika dalam biologi, kenapa hal itu dikatakan sebagai termodinamika, secara umum sih begitu bu!.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Tanggapan sama dengan nomor 1

c. Sudah dijelaskan pada nomor 1

35. Putri Rachmalia Kartini

a. Termodinamika dalam system biologi yang saya ketahui yang menghasilkan energy dari sebuah metabolisme yang menghasilkan ATP yang juga merupakan energy, demikian juga dengan system respirasi . kekekalan energy yang berhubungan dengan metabolism dan respirasi sel.

b. Yang belum saya ketahui sistem termodinamika dalam system biologi kegunaan energi dalam biologi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

c. Yang ingin saya ketahui mengenai termodinamika dala system biologi bagaimana penerapan energy dalam biologi dalam kegiatan sehari-hari dan juga yang berguna untuk ke depan khususnya bagi kesehatan.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Sudah terjawab pada tanggapan 1.

Energi adalah kapasitas/kemampuan untuk melakukan kerja, jadi energi digunakan untuk kerja dalam kehidupan sehari-hari.

36. Ratri Tri Hapsari

a. Yang saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah hubungan kekekalan energi dengan sistem respirasi sel dalam pembentukan energi, artinya energi dalam sel tidak berkurang atau berlebih tetapi dalam suatu sel ada perubahan bentuk energi.

b. Yang belum saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adalah penerapan lain termodinamika dalam sisitem biologi secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

c. Yang ingin saya ketahui adalah apakah kegiatan olahraga/aktivitas yang menghasilkan panas tubuh meningkat bisa menjadi salah satu contoh termodinamika dalam sistem biologi.

Tanggapan :

a. Tidak hanya dalam sistem respirasi sel, tetapi perubahan bentuk energi juga terjaji pada proses Fotosintesis, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Dalam kehidupan sehari-hari kita menerapkan termodinamika dalam sistem biologi dalam proses metabolisme tubuh.

c. Ya, karena aktivitas olahraga merupakan contok konversi energi dari energi potensial berubah menjadi energi kinetik, atau dari eneri panas menjadi gerak.

37. Siti Rizki Amalia

a. Yang saya ketahui adalah mengenai hukum-hukum termodinamika, energy, hukum kekekalan energi, enzim, mengenai hukum tidak bisa diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.

b. Yang belum saya ketahui adalah penerapan termodinamika dalam sistem biologi pada lingkungan dan hubungan termodinamika dalam system biologi dengan teknik lingkungan.

c. Yang ingin saya ketahui adalah penerapan termodinamika dalam system biologi pada lingkungan dan hubungannya dengan teknik lingkungan.

Tanggapan :

a. Hukum Termodinamika :

Hukum Pertama Termodinamika

Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum kedua Termodinamika

Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum ketiga Termodinamika

Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.

b. Yang saya ketahui penerapan termodinamika dalam sistem biologi adalah pada proses metabolisme sel. Sedangkan untuk lingkungan mungkin penerapannya dalam kerja suatu sistem/mesin. Saya tidak mengetahui hubungan termodinamika dalam sistem biologi dengan teknik lingkungan.

c. Tanggapan ama dengan nomor 2

38. Eki Sophia Noorhayati

a. Yang sudah saya ketahui mengenai termodinamika yaitu :

· Hukum 1 dari termodinamika yang menyatakan energy tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.

· Bagaimana cara kerja enzim yang berperan dalam siklus metabolic yang dalam pelaksanaan enzim terdiri dari co-enzim, cofactor dan …

b. Yang belum saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi yaitu :

· Mengenai cells dan entropy

· Segala yang berhubungan dengan termodinamika dalam system biologi.

c. Yang ingin saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi yaitu mempelajari apa yang belum saya ketahui.

Tanggapan :

a. Hukum Termodinamika :

Hukum Pertama Termodinamika

Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum kedua Termodinamika

Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum ketiga Termodinamika

Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.

  • Cara kerja enzim adalah sisi aktif enzim mengikat substrat dan kemudian mengubah substrat menjadi hasil, akibatnya hasil dilepaskan, karena sudah tidak sama dengan substrat lagi.
  • Enzimnya sendiri, setelah hasil substrat dilepaskan, dapat kembali mengikat substrat lagi dan seterusnya satu per satu substrat diubah menjadi hasil.
  • Kerja enzim ini dapat dihambat/dijegal atau dipengaruhi oleh faktor lingkunga seperti temperatur, pH, konsentrasi garam dll.
  • Beberapa enzim membutuhkan ko-faktor (materi bukan protein) dan ko-enzim (seperti vitamin, atau molekul organik lain) yang membantu kerja enzim.
  • Kerja enzim juga dihambat atau dijegal oleh molekul yang disebut inhibitor, pestisida, dan antibiotik .

b. Entropi adalah jumlah diorder (ketidakurutan) dalam suatu sistem. Setiap perubahan energi menghasilkan entropi atau diorder.

Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Untuk mempelajari hal-hal yang belum dipahami dalam termodinamika sistem biologi ini, carilah referensi sebanyak mungkin.

39. Maria Setianingsih

a.Dalam termodinamika biologi mempelajari tentang enzim yang berperan dalam proses metabolisme dalam tubuh. Dalam termodinamika mempelajari tentang energi dan juga karena energi diperlukan oleh makhluk hidup maka energi tersebut masuk dalam termodinamika biologi yang perlu dipelajari. Jadi untuk itu dipelajari enzim yang sebagai katalisator dalam proses mendapatkan energi.

b. Yang belum dipelajari bentuk-bentuk energi dalam termodinamika biologi.

c. Yang ingin tahu keuntungan mempelajari termodinamika.

Tanggapan :

a. Termodinamika adalah studi mengenai transformasi energi yang terjadi pada materi. Pengaturan konversi atau pemindahan energi mengikuti hukum termodinamika. Tetapi pada termodinamamika dalam sistem biologi perubahan energi juga disebut dengan metabolisme sel. Metabolisme sel menggambarkan bagaimana sel memproleh, mengubah, menyimpan,dan mempergunakan energi, yaitu pada proses anabolisme dan katabolisme (fotosintesis dan respirasi sel)

b. Metabolisme sel berarti membicarakan perubahan energi, dari satu bentuk ke bentuk yang lain Secara definisi energi adalah kapasitas untuk melakukan kerja atau kemampuan untuk melakukan kerja. Ada bentuk energi yang berbeda yaitu energi kinetik dan energi potensial. Energi kinetik adalah energi pergerakan, panas adalah energi kinetik yang berhubungan dengan perpindahan pergerakan molekul secara random. Energi potensial adalah kapasitas tersimpan untuk melakukan kerja, contohnya energi tersimpan dalam susunan atom atau suatu molekul (energi kimia).

c. Keuntungan mempelajari termodinamika, khususnya termodinamika teknik adalah agar kita mengetahui cara kerja mesin yang mengubah energi panas menjadi gerak. Sedangkan termodinamika dalam sistem biologi kita mempelajari bahwa proses metabolisme tubuh melakukan konversi energi mengikuti hukum termodinamika.

40. Dian Nitami

a. Termodinamika dalam system biologi mempelajari perubahan-perubahan pada kerja enzim yang untuk melakukannya diperlukan kalor dan menghasilkan kalor, seperti pada fotosintesis.

b. Yang belum diketahui, tentang pencocokan bentuk enzim.

c. Yang ingin diketahui, termodinamika pada makhluk hidup yang berbeda apakah juga berbeda.

Tanggapan :

a.Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Pertanyaan kurang jelas

c. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel. Setiap makhluk hidup melakukan metabolisme sel dengan cara yang berbeda-beda.

41. Apriliani

a. makhluk hidup manapun memerlukan energy dalam setiap aktivitasnya, hal ini karena makhluk hidup makan untuk membentuk energy dan energy tersebut juga termasuk di dalamnya tenaga dan panas. Hal tersebut berlaku pada setiap makhluk hidup, mulai dari yang bertindak sebagai produsen sampai decomposer.

b. Hubungan secara langsung termodinamika dengan biologi, secara real.

c. Hal-hal yang berkenaan dengan hubungan biologi dengan termodinamika.

Tanggapan :

a. Energi merupakan kemampuan atau kapasitas untuk melakukan kerja untuk semua makhluk hidup.

b. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Hal-hal yang berkenaan dengan hubungan biologi dan termodinamika adalah proses metabolisme sel, kerja enzim, dan membran biologi.

42. Myrta Ferdina

a. Yang saya ketahui mengenai system termodinamika dalam siklus biologi adalah system termodinamika berhubungan dengan proses pertukaran energy. Karena kita ketahui bahwa seluruh makhluk hidup membutuhkan energy, terutama energy panas untuk bekerja (menghasilkan energy mekanis).

b. Yang belum saya ketahui adalah bagaimana termodinamika yaitu suatu system yang berkaitan dengan perubahan entalpi dapat mempengaruhi kerja fotosintesis pada suatu tumbuhan.

c. Yang ingin saya ketahui mengapa selama ini termodinamika yang berhubungan dengan system perubahan energy(kimia) dihubungkan dengan sistem biologi.

Tanggapan :

a. Perubahan energi pada termodinamika biologi juga disebut dengan metabolisme sel. Pada proses ini terjadi perubahan energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan.

b. Proses fotosintesis juga termasuk dalam metabolisme sel, yaitu pada proses Anabolisme, pada proses fotosintesis terjadi suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis.

c. Ilmu Termodinamika terbagi menjadi berbagai macam cabang, yaitu Termodinamika Kimia, Mesin, Geologi/Geofisika, Biologi, dll. Di dalam Termodinamika Biologi, hukum Termodinamika berhubungan dengan proses perubahan energi dalam Metabolisme sel.

43. Mahfudzoh

a. Yang saya ketahui mengenai termodinamika dalam system biologiadalah hubungan termodinamika dengan proses kerja tentang pertukaran energy.

b. Cara kerja lebih dalam termodinamika di dalam system biologi.

c. Hubungan termodinamika dalam system biologi, kedalam kerja teknik lingkungan.

Tanggapan :

a. Hubungan termodinamika dalam sistem biologi adalah proses perubahan energi yang juga disebut metabolisme sel. Metabolisme menggambarkan bagaimana sel memproleh, mengubah, menyimpan,dan mempergunakan energi.

b. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Saya tidak tahu hubungan antara termodinamika dalam sistem biologi dengan teknik lingkungan. Yang berhubungan yaitu termodinamika teknik dengan teknik lingkungan, yaitu penerapan termodinamika pada suatu sistem/mesin. Misalnya mesin pemanas, pendingin, pembangkit listrik, dll.

44. Fitri Irvianti

a. Yang sudah saya ketahui tentang termodinamika dalam system biologi adalah pengertian energy baik kinetic ataupun potensial, hukum-hukum termodinamika yang berkaitan dalam sitem biologi, entropi, katalis, enzim yang efisien dalam system biologi tersebut, factor-faktor yang mempengaruhi cepatnya reaksi berlangsung, organel-organel yang mengandung klorofil.

b. Yang belum diketahui, banyak. Salah satunya aplikasi dalam lingkungan.

c. Yang ingin diketahui tentang termodinamika dalam system biologi, ya semuanya yang terkait dengan termodinamika dalam system biologi.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas

b. Aplikasi termodinamika dalam lingkungan adalah, dalam penggunaan mesin pengubah energi panas menjadi kerja, seperti mesin uap, turbin, pemanas, pendingin dll.

c. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

45. Erika Agustini

a.

· Termodinamika kaitannya dengan suhu berpengaruh tehadap suatu system/proses biologi, misalnya kerja enzim pada manusia, fotosintesis atau system metabolism makhluk hidup

· Sedikit mengenai aplikasi hukum termodinamika dalam system biologi.

b. Pengaruh suhu terhadap suatu pertumbuhan dan kaitannya dengan factor fisik, kimia atau biologi lainnya.

· Aplikasi/peranan termodinamika dalam suatu system biologi dalam teknik lingkungan. Misalnya, suatu pengolahan air dengan factor/system biologi dan kaitannya dengan penerapan ilmu termodinamika.

c. Sama dengan no.2 dan memperdalam dari apa yang sudah dijelaskan.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas

b. Pengaruh suhu terhadap suatu pertumbuhan, misalnya pengaruh suhu pada pertumbuhan mikroorganisme, bakteri tertentu dapat hidup di suhu yang tinggi dan ada yang hidup disuhu rendah.

Yang saya ketahui penerapan termodinamika biologi hanya pada sistem metabolisme sel, tidak dihubungkan dengan penerapannya ke dalam teknik lingkungan.

46. Muna Noor Alia

a. Termodinamika merupakan suatu energy yang tidak dapat diciptakan, energy tersebut tidak dapat diciptakan oleh manusia, energy tersebut dapat diperoleh dari asupan makanan yang kita makan, dalam proses kimia dalam tubuh maka energy tersebut terbentuk.

b. Yang belum diketahui : proses kimia terbentuknya energy di dalam tubuh, bentuk energy, kaitan termodinamika dalam biologi dalam teknik lingkungan, serta penerapannya.

c. Yang saya ingin ketahui adalah hukum termodinamika dalam biologi, enzim apa saja yang mempercepat reaksi kimia.

Tanggapan :

a. Hukum Termodinamika :

Hukum Pertama Termodinamika

Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum kedua Termodinamika

Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum ketiga Termodinamika

Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.

b. Proses terbentuknya energi :

Bahan makanan yang diproses pada sistem pencernaan yang meliputi Lambung diruai/dihaluskan menjadi seperti bubur, kemudian masuk ke usus halus untuk diserap bahan-bahan makanan tersebut yang selanjutnya masuk ke sistem peredaran darah, menuju ke sistem otot.

Begitu juga dengan udara yang dihirup melalui hidung akan masuk ke paru-paru/sistem pernafasan, dimana zat oksigen yang turut masuk ke paru-paru selanjutnya oleh paru-paru dikirim ke sistem peredaran darah. Selain itu paru-paru berfungsi juga untuk mengambil karbon dioksida dari sistem peredaran darah untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Selanjutnya oksigen yang telah berada di sistem peredaran darah dikirimkan ke sistem otot, yang akan bertemu dengan zat gizi untuk beroksidasi menghasilkan energi.

Selain menghasil energi, proses ini menghasilkan juga asam laktat yang dapat menghambat proses metabolisme pembentukan energi selanjutnya. Selama kebutuhan oksigen terpenuhi proses metabolisme, oksigen sisa yang ada di dalam darah digunakan untuk menguraikan asam laktat menjadi glikogen untuk digunakan kembali menghasilkan energi kembali.

Ada bentuk energi yang berbeda yaitu energi kinetik dan energi potensial. Energi kinetik adalah energi pergerakan, panas adalah energi kinetik yang berhubungan dengan perpindahan pergerakan molekul secara random. Energi potensial adalah kapasitas tersimpan untuk melakukan kerja, contohnya energi tersimpan dalam susunan atom atau suatu molekul (energi kimia).

Saya tidak mengatahui hubungan antara termodinamika pada sistem biologi dengan teknik lingkungan, yang saya ketahui penerpan termodinamika dalam sistem biologi adalah metabolisme sel.

c. Sudah terjawab pada nomor 1.

Enzim dapat mempercepat reaksi kimia dalam sel dengan cara menurunkan hambatan energi. Hambatan energi = energi aktivasi = jumlah energi yang dibutuhkan untuk reaksi eksergonik. Beberapa enzim membutuhkan ko-faktor (materi bukan protein) dan ko-enzim (seperti vitamin, atau molekul organik lain) yang membantu kerja enzim.

47. Noor Alfisyah

a. Yang saya ketahui mengenai termodinamika dala system biologi adalah penerapan beberapa hukum termodinamika dalam system biologi.

b. Yang saya belum ketahui mengeai termodinamika dalam system biologi adalah masih banyak yang belum saya ketahui.

c. Yang saya ingin ketahui mengenai termodinamika dalam system biologi adlah semua yang belum saya ketahui mengeai termodinamika dalam system biologi.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Untuk mengetahui lebih banyak lagi penerapan termodinamika dalam biologi, bacalah buku-buku referensi untuk dipelajari.

c. Tanggapan sama dengan nomor 2.

48. Maulida Sari

a. Yang Cuma saya ketahui bahwa dalam termodinamika terdapat beberapa hukum termodinamika. Ada hukum termodinamika ke 0, 1, 2, dan3. Termodinamika dalam system biologi menyangkut proses katabolismedan anabolisme dalam tubuh manusia juga terdapat pada proses respirasi dan fotosintesis.

b. Saya tidak tahu apa saja yangbelum saya ketahui tentang termodinamika dalam system biologi karena saya tidak mengetahui secara pasti apa saja system biologi yang berhubungan dengan termodinamika.

c. Yang ingin saya ketahui adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang termodinamika dalam system biologi, dimana saya tidak bisa menyebutkan secara rinci karena saya tidak mengetahui.

Tanggapan :

a. Jawaban sudah cukup jelas

b. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

c. Tanggapan sama dengan nomor 2.

49. Hidayatul H. Amelia

a. Yang saya ketahui adalah bahwa seluruh benda yang ada di dunia ini harus ada dalam ketidak seimbangan karena jika relah dalam keseimbangan maka benda tersebut akan hancur termasuk di dalam tibuh kita, yang diantaranya termodinamika tersebut berperan dalam proses metabolism, anabolisme dan katabolisme energi di dalam sel, tubuh manusia, dan makhluk hidup lainnya. Serta proses fotosintesis dan respirasi yang berhubungan denga energy.

b. Yang tidak diketahui, system hukum termodinamika di dalam proses biologi sel diantara respirasi dan fotosintesis, serta aplikasi di teknik lingkungan.

c. Ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang proses termodinamika sel terhadap proses respirasi dan fotosintesis dan aplikasi di teknik lingkungan.

Tanggapan :

a. Energi adalah kemampuan/kapasitas untuk melakukan kerja. Energi diperlukan untuk semua makhluk hidup. Dalam menghasilkan energi, di dalam tubuh makhluk hidup terjadi proses perubahan energi yang mengikuti hukum termodinamika atau disebut dengan metabolisme sel. Dalam proses metabolisme sel terjadi proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron.

b. Hukum Termodinamika I : Total energi suatu sistem termasuk lingkungan nya tetap (konstan). Pada sel reaksi berlangsung dalam ’mild condition’, perlu katalis biologi/enzim. Pada organisme non fotosintesis, energi diperoleh dari bahan makanan, sedangkan organisme dengan fotosintesis energi berasal dari sinar matahari.

Hukum Termodinamika II : Total entropi suatu sistem akan meningkat apabila proses terjadi secara spontan. Dalam sistem biologi, sangat diperlukan suhu yang konstan. Karena itu perpindahan energi terjadi melalui suatu senyawa-senyawa tertentu yang dapat menangkap energi, yaitu senyawa fosfat.

c. Sudah dijelaskan pada tanggapan 1 dan 2.

50. Rinanti Prita Belinda

a. Saya kurang mengetahui termodinamika dalam mikrobiologi, yang saya ketahui bahwa benda yang ada di bumi harus dalam kesetimbangan, peranan termodinamika dalam makhluk hidup yang berperan dalam metabolism, anabolime, katabolisme sebagai energy di dalam sel tubuh dan mengenai rsepirasi dan fotosintesis dan proses transport pada ATP.

b. Banyak yang belum saya ketahui.

c. Yang segala berhubungan dengan termodinamika dalam mikrobiologi. Karena saya kurang mengerti.

Tanggapan :

a. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron. Metabolisme sel diperlukan bagi semua makhluk hidup untuk menggambarkan bagaimana sel memproleh, mengubah, menyimpan,dan mempergunakan energi di dalam tubuh kita.

b. Untuk memahami lebih banyak lagi hubungan termodinamika dalam biologi, bacalah buku-buku referensi untuk dipelajari.

c. Hubungan termodinamika dalam mikrobiologi adalah proses metabolisme sel tubuh mikroorganisme tersebut.

51. Irma Dinah Kandy

a. Secara umum termodinamika dalam system biologi yang telah saya ketahui diantaranya meliputi kerja enzim, fotosintesis, energy dan makanan, co enzim dan co factor, proses transfer energy didalam makhluk hidup, khususnya tentang ATP, enthalpy, metabolism dan katabolisme pada makhluk hidup, system energy pada makhluk hidup, proses transfer ATP, system energy pada sel. Termodinamika sendiri adalah ilmu yang mempelajari pergerakan panas atau termo, sehingga kalau secara biologi berarti perpindahan energy panas secara biologi.

b. Yang belum diketahui tentang termodinamika dala system biologi, sya belum terlalu mengerti mengenai entalhpi, kemudian yang belum saya ketahui adalah yang belum dipelajari selain no.1 diatas.

c. Yang ingin saya ketahui adalah apa sebenarnya pengertian entalpi secara simpel dan sederhana dan mengapa didalam termodinamika ada system biologi, karena saya masih kurang memahaminya.

Tanggapan :

a.Jawaban sudah cukup jelas

b. Termodinamika dalam sistem biologi adalah proses metabolisme sel yang terdiri dari proses Anabolisme dan katabolisme, Anabolisme adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana contohnya proses Fotosintesis. Sedangkan Katabolisme adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi dengan memecah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, contohnya proses Respirasi sel yang meliputi Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Kreb, dan Transfor Elektron. Metabolisme sel diperlukan bagi semua makhluk hidup untuk menggambarkan bagaimana sel memproleh, mengubah, menyimpan,dan mempergunakan energi di dalam tubuh kita.

Entalpi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja.

c. Entalpi adalah energi yang menyertai peristiwa kimia pada tekanan tetap. Pada sistem biologi, semua proses biologis memerlukan energi, energi tersebut dikatakan entalpi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar